Image of How to Analyze your Brand

How to Analyze your Brand

Seringkali kita membicarakan tentang awareness masyarakat terhadap sebuah brand, tentang loyalty, hingga familiarity. Seringkali pula kita menjadikan elemen brand awareness tersebut sebagai tujuan atau ukuran besar atas kesuksesan sebuah brand agar dikenal baik oleh masyarakat. Beragam upaya dilakukan untuk menggaet perhatian audiens melalui banyak platform media sosial hingga masuk ke ranah aktivasi melalui event-event yang mengundang banyak audiens untuk bisa berinteraksi secara langsung. 

Namun pertanyaannya, setelah semua yang telah dilakukan, bagaimana dan di mana posisi brand Anda sekarang? Apakah sudah berhasil masuk ke dalam ingatan masyarakat? Atau justru berlari di tempat tanpa ada hasil yang signifikan?

That’s why we need to analyze.

Dalam melakukan analisis terhadap efektivitas suatu brand, secara garis besar dilakukan dua cara yakni melalui metode kuantitatif maupun kualitatif. Dengan metode kuantitatif, Anda bisa melihat pandangan konsumen terhadap brand Anda melalui data-data yang telah dikumpulkan, sehingga Anda bisa mendapatkan beberapa insight di antaranya berupa familiaritas brand Anda, frekuensi audiens mengonsumsi produk dari brand Anda, hingga tingkat kesukaan mereka terhadap brand Anda, dan lain sebagainya.

Selain metode kuantitatif, Anda juga berkesempatan untuk menggali pandangan konsumen melalui metode kualitatif. Metode kualitatif bersifat luwes, tidak terstuktur, dan dapat disesuaikan bergantung pada konsumen. Hal ini dapat membuka ruang yang lebih luas dan mendalam dalam mendapatkan pandangan konsumen berupa persepsi, pendapat, maupun tanggapan emosional terhadap brand, produk, maupun pelayanan Anda.

Dari hasil analisa inilah brand nantinya dapat menentukan langkah selanjutnya ke arah yang tepat. Dengan melakukan analisa, diharapkan sebab kegagalan sebelumnya dapat dihindari dan langkah ke depan yang diambil lebih terarah serta efisien.