Image of 5 Top Family Business’ Owner in Indonesia

5 Top Family Business’ Owner in Indonesia

Bisnis keluarga di Indonesia sudah tidak asing lagi kita jumpai, mulai dari bisnis-bisnis kecil menengah seperti usaha kuliner, ritel, dan lain sebagainya, hingga perusahan-perusahaan besar milik nama-nama keluarga yang juga tidak asing lagi di telinga kita seperti Hartono, Salim, Eka Tjipta, dan lain-lain. Berikut ini 5 teratas bisnis keluarga di Indonesia yang sukses dan memiliki jumlah kekayaan yang tidak main-main jumlahnya.

Robert Budi Hartono

Robert Budi Hartono adalah konglomerat terkaya di Indonesia dengan kekayaan bersih mencapai $17.1 miliar (November 2012). Keluarga Hartono menjalankan Grup Djarum dan memegang saham di Bank Central Asia, Djarum Black Mild, Grand Indonesia, Sarana Menara Nusantara, dan industri kelapa sawit. Kini Djarum, yang telah dimulai oleh ayahnya, tengah dijalankan oleh Victor, anak dari Budi Hartono. Sedangkan anaknya yang lain, Arman d, menjadi direktur BCA, serta anaknya yang ketiga berinvestasi di startup.

Susilo Wonowidjojo

Keluarga Wonowidjojo menempati urutan kedua pemilik bisnis keluarga tersukses melalui bisnisnya PT Gudang Garam, Tbk dengan kekayakaan $7.1 miiar. Susilo adalah anak ketiga dari Surya Wonowidjojo sebagai pendiri Gudang Garam dan ia menggantikan sang kakak, Rahman Halim, yang meninggal pada 27 Juli 2008, untuk memimpin perusahaan warisan keluarga tersebut.

Anthony Salim

Anthony Salim mengelola Salim Group dengan kekayaan sebesar $5.7 miliar. Dia adalah anka dari Sudono Salim atau Liem Sioe Liong, pendiri legendaries kelompok Salim. Dimulai pada tahun 1969, bisnis keluarga Salim berakar pada perdagangan pakaian dan sekarang telah memiliki investiasi di First Pacific, Indofood, Indomobil Sukses, dan beberapa perusahaan publik dan swasta lainnya termasuk bisnis ritel semen dan makanan.

Eka Tjipta Widjaja

Keluarga Widjaja menempati peringkat selanjutnya dengan kekayaan sebesar $5.6 miliar melalui bisnisnya yaitu Sinar Mas dan Yayasan Eka Tjipta Foundation. Putranya Franky, menjalankan Golden Agri-resources (GAR) yang merupakan perkebunan kelapa sawit terbesar kedua di dunia dan menjadi sumber kekayaan utama bagi keluarga tersebut. Ia juga memiliki bisnis di brand-brand lain seperti Asia Pulp & Paper, Smartfren Telecom, dan Sinar Mas Multiartha.

Sri Prakash Lohia

Lelaki kelahiran India ini merupakan pemilik bisnis keluarga terkaya selanjutnya melalui bisnisnya Indorama Corporation, yakni perusahaan petrokimia dan tekstil, dengan kekayaan sebesar $5 miliar. Dia dan ayahnya mendirikan Indorama sebagai perusahaan pembuat benang pintal pada tahun 1976 yang berkembang juga menjadi pembangkit tenaga listrik petrokimia, Indorama Ventures.

Menakjubkan bukan, bisnis-bisnis di Indonesia ini, FULLSTOPPERS?