Image of 5 Tanda Anda Membutuhkan Brand Refresh

5 Tanda Anda Membutuhkan Brand Refresh

Baru-baru ini, saya dihubungi oleh seorang sahabat dekat untuk curhat. Kebetulan, sahabat saya ini punya bisnis di bidang IT. Ia mengeluh karena belakangan ini pasar tiba-tiba sepi. Padahal, beberapa bulan yang lalu customer datang sendiri tanpa ia harus melakukan promosi apa-apa.

Kasus sahabat saya ini membuat saya banyak berpikir tentang perubahan. Well, orang bijak pernah berkata bahwa perubahan itu pasti. Yang penting adalah menjaga agar bisnis dan brand kita tidak sampai jadi korban. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah brand refresh.

Berbeda dengan rebranding, brand refresh bisa diibaratkan sebagai makeover untuk brand kita. Tujuannya memperbaiki dan menyegarkan kembali identitas yang sudah ada. Jadi, tidak perlu memulai lagi dari nol. Resiko dan sumber daya yang diperlukan pun relatif lebih kecil daripada rebranding.

Banyak perusahaan ternama yang sudah pernah mencoba brand refresh. Sebut saja Starbucks. Pada tahun 2011, kedai kopi asal AS ini memperbarui logo mereka. Mereka juga melepaskan embel-embel “Coffee” setelah melakukan ekspansi ke produk teh, kue, dan es krim.

Nah, apakah Anda juga perlu melakukan brand refresh? Ada lima tanda yang bisa Anda cermati untuk membantu Anda mengambil keputusan.

1. Brand Anda mulai loyo

Seperti mobil, brand Anda harus rajin di-tune up. Kalau tidak, lama kelamaan brand Anda akan loyo juga. Lakukan evaluasi secara periodik untuk mempertajam pesan brand Anda dan menjaga agar strategi branding tidak menurun efektifitasnya.

2. Produk atau jasa Anda sudah berganti

Kebanyakan client saya adalah family business yang sudah berdiri bertahun-tahun lamanya. Seringkali, produk atau jasa yang awalnya jadi fokus bisnis mereka kini sudah tidak diproduksi lagi. Atau, sudah dirombak total untuk menyesuaikan dengan permintaan pasar. Nah, brand harus bisa mencerminkan perubahan ini.

3. Persaingan semakin ketat

Setiap ada kompetitor atau teknologi baru, Anda harus meninjau ulang bisnis Anda agar tidak kalah bersaing. Jika brand Anda mulai terlihat tidak ada bedanya dengan kompetitor, saatnya mempertimbangkan brand refresh.

4. Brand Anda terlihat kuno

Ibarat fashion, tren design selalu berubah. Logo yang dulu Anda anggap keren, bisa jadi kini terlihat kuno. Jangan lupa, brand adalah cerminan perusahaan Anda. Jika Anda ingin dipandang sebagai perusahaan yang modern, logo Anda juga harus mengikuti perubahan.

5. Perusahaan mengalami perubahan strategis

Bukan tidak mungkin perusahan Anda mengalami perubahan strategis. Mungkin pimpinan berganti atau Anda melakukan merger penting. Tampilan brand yang segar bisa membantu menarik perhatian customer.

Apapun alasan Anda melakukan brand refresh, brand Anda harus bisa mendukung pertumbuhan bisnis. Keputusan untuk berubah harus didasari alasan yang strategis. Jangan berubah hanya untuk asal berubah saja.