Image of 5 Kriteria ini akan Menjadikan Desain Logo Anda Lebih Baik

5 Kriteria ini akan Menjadikan Desain Logo Anda Lebih Baik

Sebagai “wajah” dari perusahaan, logo mempunyai peranan penting dalam branding. Logo adalah salah satu elemen yang membedakan brand Anda dari kompetitor, dan hal yang pertama dilihat oleh customer saat mereka menggunakan produk atau jasa Anda. Karena itu, jangan sampai logo Anda terlihat asal jadi.

Hmm, lalu seperti apa logo yang baik itu? Ada 5 elemen desain yang bisa dijadikan acuan:

1. Sederhana

Desain logo yang sederhana memudahkan orang untuk mengingat logo tersebut secara cepat. Hal ini penting di pasar yang ramai oleh kompetisi. Logo Anda harus bisa dikenali customer saat melihat papan reklame Anda di jalan tol, atau saat mencari produk Anda di rak supermarket yang berjubelan.

Sederhana tidak selalu sinonim dengan biasa saja lho. Di tangan desainer berpengalaman, logo yang sederhana bisa terlihat anggun dan berkelas. Contohnya, logo perusahaan sepatu Nike.

2. Unik

Selain sederhana, logo Anda harus unik agar mudah diingat. Beberapa contoh logo sederhana tapi unik yang terkenal adalah McDonalds dengan huruf M emasnya dan Apple dengan buah apelnya.

3. Abadi

Layaknya style, logo yang baik tidak lekang oleh waktu. Hal ini penting karena sebagai business owner, tentu Anda berharap agar bisnis Anda bisa bertahan hingga 10, 20, hingga 50 tahun ke depan. Nah, jangan sampai logo Anda terlihat kuno saat itu.

Ingin contoh logo yang timeless? Coba tengok logo Coca-Cola.

4. Fungsional

Jangan lupa, logo bukanlah satu-satunya elemen dalam branding. Karena itu, logo Anda harus bisa diaplikasikan di berbagai media fisik maupun digital. Sebelum menyetujui proposal logo desainer Anda, bayangkan kalau logo tersebut dicetak sewarna, dibordir di kaos perusahaan, atau ditampilkan di reklame raksasa. Masihkah logo Anda terlihat oke?

5. Relevan

Yang terakhir dan terutama, logo Anda harus relevan dengan bisnis Anda. Misalnya, logo dengan warna cerah dan teks yang playful tentu lebih cocok untuk gerai makanan cepat saji daripada restoran fine dining berkelas premium. Sebaliknya, bentuk tulisan yang formal akan lebih masuk akal untuk mewakili produk obat-obatan daripada permen rasa buah.

Satu hal yang perlu diketahui, logo tidak harus menyertakan produk yang dijual. Logo Starbucks, misalnya, tidak mengandung gambar kopi. Yang penting adalah logo tersebut bisa mencerminkan makna brand Anda.

Logo yang didesain dengan hati-hati adalah perwujudan perusahaan Anda. Anda tidak harus jadi desainer berpengalaman untuk mengenali logo yang baik. Namun, tidak ada salahnya Anda mengerti prinsip desain di atas supaya Anda bisa berkolaborasi dengan konsultan branding Anda nantinya.

FULLSTOPPERS, bagaimana dengan logo Anda? Sudahkan memenuhi kriteria sebagai logo yang baik? Yuk berbagi komentar Anda di halaman Facebook kami!