Image of 10 Pelajaran Penting Dari Brand Top Dunia

10 Pelajaran Penting Dari Brand Top Dunia

Awal tahun ini, badan riset marketing Millward Brown kembali menerbitkan laporan tentang brand-brand terbaik dunia. Masih seperti tahun lalu, rangking teratas didominasi oleh perusahaan teknologi seperti Google, Apple, IBM, dan Microsoft. Di sisi lain, semua industri juga mengalami peningkatan karena perekonomian berangsur membaik.

Sebagai branding enthusiast, laporan ini menarik buat saya. Ada banyak insight yang bisa kita pelajari. Harapannya sih, brand kita bisa ketularan sukses. Nah, apa saja poin-poin penting yang perlu kita cermati? Yuk, kita lihat:

1. Jadilah brand yang berbeda, tapi penuh makna

Akhir-akhir ini, banyak brand bermunculan dengan brand message yang serupa. Bagaimana Anda bisa menarik perhatian customer? Jawabannya adalah dengan menjadi brand yang beda sendiri.

Eits, bukan berarti Anda hanya asal beda ya. Anda tetap menawarkan punya value yang relevan bagi customer Anda. Contohnya, Coca-Cola selalu merilis brand campaign yang kreatif dan membuat orang berpikir bahwa Coca-Cola adalah simbol dari happiness.

2. Jagalah eksistensi brand Anda

Di era komunikasi ini, semua brand berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian customer. Brand Anda pun tak boleh sampai hilang dari peredaran. Pastikan Anda melakukan campaign di tempat customer Anda berkumpul, entah itu di dunia nyata ataupun di social media.

3. Ikuti perkembangan jaman

If you want to stay in the market, you have to stay relevant. Anda tidak harus meninggalkan heritage brand Anda, tapi di sisi lain Anda juga harus menjaga agar brand Anda tetap relevan dengan kondisi pasar sekarang.

4. Ketahuilah setiap customer Anda

Hasil survei Millward Brown menemukan bahwa sebagian besar sales berasal dari sebagian kecil customer. Mereka inilah aset penting untuk bisnis Anda, jadi Anda harus menjaga hubungan baik dengan mereka. Di sisi lain, Anda juga harus mempelajari kebutuhan setiap customer agar Anda dapat memberikan produk dan layanan yang sesuai.

5. Berikan layanan yang terbaik

Poin satu ini mungkin terdengar klise, tapi penting. Terlebih karena jumlah kompetitor semakin banyak. Jika Anda lengah, customer bisa dengan mudah beralih jika mereka kecewa dengan layanan Anda.

6. Jangan hanya mengejar profit

There’s more to business than just profits. Walau setiap bisnis pasti ingin untung, nilai dan visi bisnis Anda juga penting. Misalnya, Google berpegang teguh pada motto mereka, “do no evil”, dalam menciptakan inovasi baru.

7. Personality matters

Brand yang generik cenderung mudah dilupakan. Sebaliknya, brand yang sukses memiliki personality yang menarik. Misalnya, Apple selalu memposisikan diri mereka sebagai brand premium, dengan brand campaign yang minimalis dan artistik.

8. Manfaatkan teknologi

Pesatnya kemajuan teknologi telah menghadirkan banyak inovasi yang memudahkan hidup kita. Jika memang proses branding bisa lebih efisien dengan teknologi, well, mengapa tidak?

9. Social media berperan penting dalam branding

Baru-baru ini, Indonesia disebut sebagai pusat social media dunia dengan sekitar 69 juta orang pengguna aktif. Social media branding pun kini bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Konten yang go viral sangat mungkin mendatangkan customer baru untuk brand Anda.

10. Execute!

Setelah membuat branding strategy yang matang, langkah selanjutnya adalah melaksanakan rencana Anda. As I’ve always said, well done is better than well said. Asal Anda terus melakukan evaluasi dan membenahi branding campaign Anda, brand Anda pasti akan bertumbuh.

FULLSTOPPERS, apa saja yang dapat Anda pelajari dari brand-brand top dunia? Tinggalkan komentar Anda di halaman Facebook kami!